Bau Ketidakpedulian

diaper2.jpg

Apa saja yang bisa ditemukan di kantung kursi penumpang pesawat terbang? Kartu petunjuk cara menyelamatkan diri? Katalog barang jualan? Majalah (inflight magazine)? Kantung mabuk udara (untuk penampung muntah)? Ah, itu biasa. Kadang ada tambahan barang-barang penumpang yang tertinggal. Soal barang-barang tertinggal ini kadang bisa memberikan sensasi tersendiri.

Alkisah dalam sebuah penerbangan jarak pendek, ada bau yang semestinya “milik wc” meruap garang. Saya dan teman di sebelah saya mulai merasa amat terganggu. Keputusan diambil, mungkin pintu wc di belakang kabin penumpang itu tidak tertutup. Saya pergi memeriksanya. Pintu tertutup baik, dan wc-nya juga tidak berbau seperti yang dituduhkan sebelumnya.

Setelah penelusuran dilakukan secara lebih seksama, ternyata sumber bau berasal dari kantung kursi penumpang di depan saya itu. Di dalam kantung itu, selain berisi pernak-pernik standard, juga terdapat sebuah diaper (popok sekali pakai) bekas lengkap dengan isinya yang sebelumnya merupakan isi perut. Tampaknya diaper bayi, ukurannya kecil.

Ini soal bagaimana ruang publik dijadikan sebagai tempat membuang sampah. Sifat jorok dan menyebalkan macam begini memang tidak kenal strata sosial. Tengok saja sampah yang sering kali saya saksikan terbang keluar dari jendela mobil mewah. Bagi sang pembuang, jalanan disamakan dengan tempat sampah.

Lantas bagaimana dengan diaper tadi? Mungkin penumpang yang meninggalkan diaper itu bingung, dia tidak tahu bagaimana caranya membuka jendela pesawat untuk membuang diaper keluar pesawat. Ya sudah, saya membawanya turun dari pesawat, karena awak kabin sepertinya juga tidak peduli dan hanya mengatakan nanti akan diambil oleh petugas kebersihan. Ketidakpedulian memang merepotkan.

Join the Conversation

39 Comments

  1. “Sifat jorok dan menyebalkan macam begini memang tidak kenal strata sosial”

    Betul pakdhe… Jorok itu mau strata atas atau strata bawah sama aja kalau orangnya tidak kenal dengan yang namanya kebersihan serta dampaknya bagi orang lain maupun lingkungan bahkan untuk diri sendiri. Menyebalkan ketemu hal seperti itu.

  2. Apa saja yang bisa ditemukan di kantung kursi penumpang pesawat terbang? Kartu petunjuk cara menyelamatkan diri? Katalog barang jualan? Majalah (inflight magazine)? Kantung mabuk udara (untuk penampung muntah)?

    kartu doa, sir! hihihi

    he he, iya, itu juga, thx na -Mbilung-

  3. hiiiiii….jorok! masih mending karena penerbangan jarak dekat. kalo ke tokyo, gimana ya?
    eh, pesawat apa itu? bukan cargo kan? atau pesawat sampah? [temennya truk sampah] :p

  4. weladalah, hla wongndobos, ini celoteh ndobosnya aja x
    ke-tidakpedulian ? itu hanya berlaku untuk mereka yang merasa orang “KOTA” (budaya ndobos ada disana).

  5. busyeettt…kalo liat gambarnya sih penerbangan domestik, pernah ketemu model gitu juga di internatinal flight, sir?

    Belum Sam … tapi, yang lebih parah pernah 😀 -Mbilung-

  6. *ngakak baca komengnya zam*
    *lgsg bayangin zam pake pampers merk huggies, berjemgot, dan berkacamata, astagaaaaaaaaa*

    ya ampun pakdhe…..saya jd pengin ketemu sama ibu yang buang pampers di saku jok itu deh.
    whats on her mind ???!!

    Kok tahu yang membuang itu Ibu? -Mbilung-

  7. Mungkin bisa dibawa ke Laboratorium Forensik milik POLRI di Jakarta, kemudian kita bisa cek DNA dari fases yang ada untuk diketahui, Umur, Jenis Kelamin, penyakit yang diderita bayi itu beserta penyakit keturunan yang mungkin diwariskan oleh orang tuanya.

    Jika semua data sudah didapat, maka ada dua hal yang bisa kita lakukan, .. yaitu :

    IKHLAS … dan LUPAKAN …

    🙂

  8. @ Nona Dita:
    ah, itu kan seharusnya tanggung jawabmu
    yang melakukannya kan buah hati kita
    namun aku tau beratnya beban menjadi ibu
    demi kamu aku rela menanggung dosa

  9. @ Nona Dita:
    popok kotor memang harus dibuang
    tapi kemarin itu sungguh aku terlupa
    maapkan diriku ya sayang..
    lain kali akan kujaga dengan seksama,.

Leave a comment

Leave a Reply to mbah joyo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *