Dikhianati

Saya memilih untuk menggunakan kereta (api) listrik pergi dan pulang ke/dari tempat kerja karena itu adalah pilihan yang menurut saya paling masuk akal. Apakah saya lantas mencintai transportasi satu ini? Ini bukan perkara cinta, suka tidak suka, ini perkara kebutuhan. Kalau toh saya lalu dianggap mencintai alat transportasi ini secara menceleng tunanetra sehingga rela dikhianati, […]

Menyeberang

Entah sudah ada berapa nasehat yang pernah mampir ke kuping saya perkara menyeberangi jalan. Tengok kanan-kiri sebelum menyebrang, menyeberanglah pada tempatnya, dan sebangsa itulah. Lantas kemarin itu, paman kemplu ada menggombal perkara jalanan Jakarta yang dirancang untuk kaum berkendaraan bermotor, pengguna jalan lain bertenaga kaki silahkan minggir. Lalu ada opini tanpa penelitian seksama dari saya, […]

Cermin Mata-Mata

Entah kenapa itu barang dinamai kaca spion. Benda itu bukan kaca, tetapi cermin. Lantas spion itu maksudnya apa? mata-mata? (dari Bahasa Belanda: Spion), tetapi dalam Bahasa Belanda benda ini disebut zijspiegel. Ubah saja namanya menjadi cermin mata-mata? Ah sudahlah, mau-maunya orang banyak sajalah. Lantas perkara apa saya kok nyimut tanya-tanya soal kaca spion. Itu lho, […]

Dengar-Dengar Sepertinya

Dengar-dengar kamu itu sontoloyo, pekok dan katanya ndak mutu. Kayaknya kamu juga bodo. Apalagi kalau melihat gaya sisiranmu itu sepertinya kamu ndak berpikiran maju, saya jadi curiga kamu itu sepertinya akan mencari keuntungan pribadi saja, iya kan? Konon orang sepertimu ini adalah biang onar, dan rasa-rasanya tidak bisa dipercaya. Apalagi kelihatannya kamu tidak pernah keluar […]