Tupai, Bajing dan Bajingan

Di buat dengan menggunakan AI setelah entah berapa kali dikoreksi

Banyak orang menyamakan Tupai dan Bajing. Keduanya memang hewan menyusui yang mirip bentukannya, tetapi sesungguhnya sangat berbeda.

Tupai atau dalam Bahasa Inggris disebut treeshrew, adalah hewan dari keluarga Tupaiidae. Sementara Bajing adalah squirrel atau chipmunk, adalah hewan pengerat dari keluarga Sciuridae. Secara evolusi, Tupai lebih dekat kekerabatannya dengan Primata.

Walaupun secara fisik keduanya mirip, tetapi ada perbedaan yang menyolok. Tubuh Bajing relatif lebih besar dibanding Tupai. Mata Bajing besar dan pipinya ginuk-ginuk menggemaskan. Sementara wajah Tupai lebih lonjong dan mecucu. Ekor Tupai pendek dan lurus, sementara bajing ekornya tampak lebih besar dan ditumbuhi rambut tebal.

Soal makanan juga berbeda. Bajing adalah hewan pemakan tumbuhan (herbivora) walaupun terkadang memakan serangga. Sementara Tupai adalah pemakan segala (Omnivora) dari mulai serangga hingga nektar. Ini membuat struktur gigi Bajing dan Tupai juga berbeda. Gigi Bajing didominasi oleh gigi serinya yang terus tumbuh seperti halnya hewan pengerat lainnya. Sementara gigi Tupai lengkap, mirip dengan karnivora kecil dan tidak terus tumbuh.

Jadi, yang sering memakan buah kelapa itu apa? Itu Bajing. lantas kalau bajingan? Bajingan, dari Bahasa Jawa, yang berarti sais pedati.

Komentar

3 tanggapan atas “Tupai, Bajing dan Bajingan”

  1. warungselat Avatar

    Pencerahan buat saya (kecuali yang bajingan😁 karena sudah lama tahu).

    BTW, tentang lokasi, di mana bajing banyak ditemukan, dan di mana tupai?

    Suka

    1. Rudy Rudyanto Avatar
      Rudy Rudyanto

      Lokasi yang bagaimana ini maksudnya? Kalau penyebaran Tupai ada di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sementara Bajing lebih luas penyebarannya, ada di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika. Di Australia Bajing diintroduksi.
      Kalau habitat, Tupai ada di hutan, pinggiran hutan dan kebun. Sedangkan Bajing ada mulai dari perkotaan hingga hutan.

      Disukai oleh 1 orang

  2. Blogombal Avatar

    Baru tahu saya kalau bajing dan tupai berbeda. Suwun, Rud.

    Halah, AI pun gagal membuat visualisasi. Berarti bahan yang dijala AI gratisan kurang andal. Berbahaya sekali jika dipakai buat identifikasi penjahat, orang baik bisa jadi korban. Kalau koruptor bisa jadi anggota DPR, menteri, dan penyelenggara negara lain, itu sih tak ada hubungannya dengan AI. Begitu juga penculik bisa jadi presiden.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan ke warungselat Batalkan balasan