Berita yang bikin heboh sebagian (sangat) kecil para pelahap berita adalah ditemukannya nyamuk di Islandia. Padahal Islandia tadinya dikenal sebagai negara yang bebas nyamuk karena dingin. Dan nyamuk yang ditemukan bukan 1, bukan 2, tapi 3 ekor!
Nyamuk dari spesies Culiseta annulata ini ditemukan tidak jauh dari ibu kota Islandia, Reykjavik oleh seorang pemerhati serangga Björn Hjaltason.
Nyamuk spesies tersebut diketahui bukan pembawa penyakit yang berbahaya. Tetapi halnini menandakan bahwa bumi semakin panas. Nyamuk-nyamuk sudah mulai datang ke tempat yang (tadinya) dingin.
Bagaimana nyamuk itu bisa sampai ke Islandia, belum diketahui caranya. Mungkin ikut kapal barang, seperti halnya nyamuk dahulu sampai ke Hawaii yang berkembang biak di tong-tong air.
Nyamuk-nyamuk pendatang di Hawaii ini diketahui menjadi vektor penyakit malaria burung yang menyebabkan beberapa spesies burung endemik Hawaii (di dunia hanya ditemukan di Hawaii saja) punah. Lantas, dampak apa yang ditimbulkan oleh kedatangan nyamuk di Islandia? Entahlah, siapa yang tahu?
Tinggalkan komentar