Merah, Kuning, Hijau

Saya pengidap kanker multiple myeloma. Dalam sebulan, paling tidak saya dua kali bertandang ke rumah sakit pusat kanker di Cibinong. Pagi ini di lorong menuju pintu di pusat kanker ada terikat pita warna-warni. Pita sebagai simbol macam-macam kanker. Pita merah muda untuk kanker payudara, merah tua untuk multiple myeloma, putih untuk kanker paru-paru, dsb.

Pita-pita itu bukan sekadar simbol, ia dibuat untuk melambangkan solidaritas, empati, kesadaran dan harapan. Harapan kalau kanker bisa disembuhkan, kecuali beberapa kanker yang belum ada obatnya untuk mengenyahkan kanker seperti multiple myeloma yang saya sandang.

Awalnya pita sebagai harapan dimulai sejak perang saudara di Amerika Serikat, pitanya berwarna kuning. Lantas pita kuning ini dipopulerkan dalam lagu Tie a Yellow Ribbon Round the Old Oak Tree, yang melambangkan harapan, kesetiaan dan menunggu kepulangan.

Gerakan ini kemudian diadopsi untuk kanker, diawali dengan kanker payudara pada awal tahun 1990an. Kemudian diikuti dengan berbagai macam warna lain untuk jenis-jenis kanker yang berbeda.

Pada akhirnya, pita warna warni di lorong rumah sakit itu tidak hanya sekedar pemanis lorong, tetapi menjadi simbol harapan bagi kesembuhan dari kanker yang diderita, termasuk yang hingga kini belum bisa disembuhkan secara total seperti multiple myeloma.

Komentar

Satu tanggapan untuk “Merah, Kuning, Hijau”

  1. Zam Avatar

    baru tahu tentang asal muasal warna pita untuk kesadaran kanker ini, dhe..

    Suka

Tinggalkan komentar